Kasus Prostitusi Anak di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona

Kasus Prostitusi Anak di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona

Kasus Prostitusi Anak di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona

Kasus Prostitusi Anak di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona – hotel adalah  bangunan yang memiliki banyak kamar yang disewakan sebagai tempat menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan.

Polda Metro Jaya membongkar kasus protitusi anak di bawah umur yang menyeret nama publik figur, Cynthiara Alona. Prostitusi anak ini ditawarkan secara daring.

Terbongkarnya kasus prostitusi anak ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan oleh kepolisian. Hingga akhirnya, dalam pengembangan, menetapkan  Balakplay tiga orang tersangka.

1. Chintyara Alona jadi tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus prostitusi anak di bawah umur. Salah tersangka adalah artis Cynthiara Alona selaku pemilik hotel yang di jadikan lokasi prostitusi.

“Saudari CCA pemilik hotel. CCA adalah salah satu publik figur yang mungkin teman-teman sudah tahu semuanya, dia adalah pemilik hotel langsung. Nama hotelnya nama belakang tersangka ini,” kata Yusri di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Sedangkan, dua tersangka lainnya berinisial DA, yang berperan sebagai muncikari, dan AA selaku pengelola hotel yang mengetahui adanya praktik prostitusi.

2. Sebanyak 43 orang di amankan dalam penggerebekan

Kasus prostitusi anak ini terbongkar usai adanya penggerebekan pada Hotel Alona di Kreo, Kota Tangerang, pada Selasa (16/3/2021). Polisi kala itu mengamankan 43 orang.

Beragam barang bukti berhasil disita petugas pada penggerebekan tersebut. Di antaranya uang tunai Rp550 ribu, kondom, handphone, dan bukti pembayaran hotel.

3. 15 anak ikut di amankan dalam penggerebekan

Yusri mengungkapkan, pada penggerebekan tersebut, sebanyak 15 orang di antaranya merupakan anak di bawah umur. Mereka kini di titipkan ke P2TP2A dan Penitipan Handayani untuk mendapatkan bantuan secara psikologi serta pemulihan trauma.

“Korban ada 15 orang, semuanya anak di bawah umur yang rata-rata 14, 15, 16 tahun,” kata Yusri di kutip dari ANTARA.

Ia mengungkapkan para pelaku memikat anak di bawah umur melalui media sosial dengan iming-iming uang dan pekerjaan. Namun, ada juga anak yang sampai di pacari oleh pelaku.

4. Sepi, alasan mengubah hotel menjadi lokasi prostitusi

Polisi mengungkapkan alasan hotel milik Cynthiara Alona menjadi lokasi protitusi anak. Alasan yang di berikan yakni hotel sepi pengunjung karena pandemik virus corona.

Keberadaan praktik prostitusi anak tersebut di sebut menjadi pemasukan agar operasional hotel tetap berjalan. Bisnis prostitusi di tawarkan melalui aplikasi pesan daring, mulai tarif Rp400 ribu hingga Rp1 juta.

Uang yang di dapatkan kemudian di bagi secara merata, mulai dari joki, pemilik hotel hingga para anak yang menjadi korban.

5. Polisi jerat 3 tersangka dengan UU Perlindungan Anak

Dalam proses penyelidikan, polisi menetapkan Cynthiara Alona, AA dan DA sebagai tersangka. Ketiganya telah di tahan di rutan Polda Metro Jaya.

Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 88 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Para tersangka pun terancam hukuman 10 tahun penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *